Home arrow Berita arrow Permenungan
Permenungan PDF Print E-mail
Wednesday, 02 April 2008 09:10

Berbahagialah orang yang tidak bisa melihat tetapi percaya, begitulah seharusnya kita beriman.

"Barang siapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barang siapa tidak percaya, ia telah berada dibawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah. Dan inilah hukuman itu; Terang telah datang kedalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan mereka jahat. Sebab barang siapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; tetapi barang siapa melakukan yang benar, ia akan datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah" (Yoh 3:18 - 21).

Kedatangan Yesus Kristus kedunia tidak untuk menyengsarakan orang, atau menjatuhkan hukuman kepada orang - orang yang merasakan hidupnya dalam kegelapan, kegagalan dan kesepian. Tetapi Yesus datang untuk memberikan cakrawala baru terhadap pengalaman negatif manusia dan demi keselamatan manusia. Orang diajak untuk menempatkan pengalaman kegelapan itu dalam sinar terang keagungan Allah.

Untuk menanggapi tawaran kasih keselamatan dari Yesus itu, kita sering tidak memiliki kepekaan akan makna penderitaan demi keselamatan. Kita tidak mau membuka mata batin kita untuk melihat cakrawala hidup yang tersembunyi dibalik dunia kegelapan itu. Kita masih terkurung dalam terkaman nafsu duniawi dan kebahagiaan palsu yang sungguh menghalangi diri kita untuk sampai pada kebenaran rahmat kemuliaan Allah.

Last Updated ( Saturday, 15 November 2008 06:52 )